mekong1

Di Ho Chi Minh City, Vietnam dan Pnom Penh, Cambodia mata uang yang umum digunakan adalah US Dollar, VND=Vietnam Dong atau Cambodian Riel. USD 100=2 juta VND, USD 100=40.800 Riel. Jadi, untuk transaksi silahkan anda meminta mereka menghitung mau bayar mata uang lokal atau USD. Khususnya di Cambodia, penggunaan mata uang USD lebih luas digunakan.

Dari Airport Ho Chi Minh ke pusat kota bisa naik bus 152 dengan ongkos 8.000 VND/orang. Bus 152 ini berhenti terakhir di terminal persis depan Ben Thanh Market, kita harus nyebrang. Kawan, berhati-hatilah dengan sistem lalu lintas di kedua negara ini, karena mereka menganut stir kiri alias jalan kanan! Khususnya di Vietnam, kendaraan bikers sangat semerawut!. Mau menyeberang jalan, liatlah kiri dulu kemudian kanan!

Khusus mengenai kartu kedatangan, bila di negara lain kita di minta untuk mengisi form, di Vietnam hanya perlu paspor yang kemudian di stempel tanpa perlu isi form apapun! Penginapan murah di Ho Chi Minh City beragam mulai dari 20 USD – 50 USD, tentu saja banyak penginapan kelas backpacker dengan harga 5 USD sampai 10 USD.

Di Ho Chi Minh City, beberapa lokasi dinamakan District 1, 2, 3, 4, 5 dst. Namun untuk wilayah ramai dan pusat kota ada di District 1. Penginapan di sekitar District 1, bisa dicari di daerah sekeliling Ben Thanh Market yang dekat dengan pusat wisata Ho Chi Minh. Harga hotel disekitar daerah ini adalah berkisar 20 USD s/d 50 USD karena kamar nya lumayan bagus dan ber AC. Bila anda ingin berjalan kaki sedikit, untuk hotel yang lebih murah, carilah penginapan kelas backpacker di Jalan Phang Ngu Lo. Dari Ben Thanh Market melewati Cathay Park. Jalan Phang Ngu Lo ini juga tersedia Bus untuk ke Kamboja dengan nilai 10 USD s/d 12 USD.

Tiket tersedia di agen travel di sepanjang jalan Phang Ngu Lo. Makan di Vietnam bisa sangat sulit bagi mereka yang saklak dengan Halal dan Non halal, oleh karena itu di sarankan untuk memilih menu nasi dan ikan/udang. Bila masih kurang juga, silahkan ke Ruman Makan VN Halal (pemilik Muslim Champa, bisa bahasa Melayu) sebelah kanan Ben Thanh Market sekitar 200 meter.

Ciri khas dari negara komunis seperti Vietnam adalah kurangnya representasi moderenitas khususnya fast food, mini market, supermarket. Hanya ada beberapa Circle K, KFC, Pizza Hut dan supermarket di Ho Chi Minh. Jangan bermimpi ketemu Carrefour, Giant di Ho Chi Minh City. Kebalikan dengan kondisi di Indonesia, kan? tempat diatas hampir ada disetiap kaki melangkah.

Untuk ke Kamboja dengan bus bisa ditempuh dalam jangka waktu 6 – 7 jam. Pilihlah bangku yg ditengah atau depan agar perjalanan anda nyaman. Bagi WNI, untuk masuk Kamboja harus membayar Visa on Arrival 24 USD/entry (walau tahun lalu Indonesia dan Kamboja telah menandatangani bebas visa bagi kedua warga negara tapi traveler jangan geer dulu ya, krn konfirmasi saya dgn petugas DEPLU, proses bebas visa baru bisa berlaku akhir tahun ini, jadi mohon bersabar dulu.

Makanan di Cambodia kurang lebih sama dengan yang ada di Bangkok, jadi tidak perlu kuatir. Ada beberapa alternatif makanan halal di Pnom Penh, terdapat 3 restoran halal di dekat Central Market. Bagi kawan yang berminat untuk ke Angkor Wat wajib mempertimbangkannya kembali karena Angkor Wat terletak di Siam Reap, 6 – 7 jam dari Pnom Penh menggunakan bus. Angkor Wat hanyalah seperti Borobudur namun lebih luas.

Tiket masuk bagi turis asing adalah 20 USD/orang. Untuk ke Angkor Wat, saking luasnya tidak akan bisa jalan kaki, harus menggunakan Tuk Tuk dengan biaya 20 USD/hari. Mahal kan?. But, andalah traveller nya..it is your call!. Untuk menginap di Pnom Penh, anda bisa mencari nya di daerah Central Market Pnom Penh dengan harga sewa 10 – 30 USD per hari.

Harga kaos bergambar Cambodia adalah 2 USD, penjual tentu saja akan menawarkan 5 USD, jadi TAWAR! Untuk Vietnam, harga kaos bisa 50.000 VND. Mereka akan membuka penawaran 100.000 VND. Kualitas baju di Cambodia lebih bagus dibanding di Vietnam, jadi mumpung lagi di Cambodia, belilah baju sebanyak-banyaknya. Kembali pulang, tidak perlu heran bila diperbatasan Cambodia-Vietnam khusus WNI tidak perlu turun bus, karena petugas imigrasi Cambodia yang jemput bola me-stamp paspor kita, begitu pula di perbatasan Vietnam. Tidak ribet kan..Enjoy

Sumber: detiktravel