coral-raja-ampat2 Raja Ampat dikenal dengan wisata bahari terbaik ketiga di dunia. Raja Ampat kembali menggelar promosi wisata di Bali untuk menggaet wisatawan mancanegara dan nusantara berkunjung ke destinasi eksotik ini.

Promosi wisata digelar oleh Provinsi Papua dan Papua Barat di Discovery Mall Kartika Plaza, Jl Kartika Plaza, Kuta. Event digelar sejak Jumat (20/5/2011) hingga Minggu (22/5/2011).

Pada promosi tersebut, Provinsi Papua dan Papua Barat memperkenalkan beragam wisata yang menjadi daya tarik kedua wilayah di Timur Indonesia ini.

Provinsi Papua memperkenalkan kehidupan masyarakatnya yang masih hidup tradisional di Wamena. Masyarakat setempat masih menggunakan koteka dalam kehidupannya sehari-hari.

“Koteka masih laris di Wamena,” kata Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Nela Yembise pada jumpa pers di sela-sela pembukaan Promosi Wisata Papua, Jumat (19/5/2011).

Papua Barat memperkenalkan wisata bahari unggulannya di Kabupaten Raja Ampat. Kehidupan bawah laut Raja Ampat adalah yang terbaik ketiga di dunia. Kedua daerah ini juga memperkenalkan berbagai kerajinan khas yang menjadi suvenir andalan.

Kedua destinasi wisata ini berharap, dengan menggelar promosi wisata langsung di Bali, tingkat kunjungan wisatawan pada tahun 2011 akan meningkat signifikan.

Nela Yembise mengatakan tingkat kunjungan wisatawan mencapai 5 ribu wisatawan pada tahun 2010. “Kita menargetkan tingkat kunjungan pada tahun 2011 mencapai 7 ribu wisatawan,” kata Nela.

Sedangkan, Papua Barat menargetkan tingkat kunjungan wisatawan mencapai 4 ribu wisatawan pada tahun 2011 dari sebanyak 2 ribu wisatawan pada tahun 2010. “Dengan alokasi dana promosi sebesar Rp 16 miliar, kita berharap tingkat kunjungan akan meningkat signifikan,” kata Anggota DPRD Raja Ampat Yos Awom.

Nela mengakui tingkat kunjungan tidak meningkat secara signifikan karena terkendala transportasi yang sulit untuk menjangkau lokasi wisata yang ada di wilayah Papua dan Papua Barat.

“Biaya berwisata menjadi lebih mahal karena sulitnya transportasi sehingga menjadi pertimbangan wisatawan nusantara dan mancanegara berkunjung ke Papua dan Papua Barat,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit Promosi Tujuan Wisata V Kemenbudar Diah Widiati berharap promosi wisata Papua dan Papua Barat di pintu masuk wisatawan Bali akan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia. Tingkat kunjungan pada 2010 mencapai 7,1 juta wisatawan.

“Tahun ini kita menargetkan tingkat kunjungan wisatawan mencapai 7,6 juta pada 2011,” kata Diah.

Sumber: detiktravel